Kalian sedang berada di halaman baca komik Joou Heika no Isekai Senryaku chapter 10 bahasa Indonesia. Semua chapter dari manga komik Joou Heika no Isekai Senryaku sub Indo bisa dibaca secara gratis. Untuk koleksi komik seru lainnya di BacaKomik ada di menu daftar manga.

Cara baca komik Joou Heika no Isekai Senryaku Chapter 10 Bahasa Indonesia adalah dari kanan ke kiri.

Tags: Baca Manga Joou Heika no Isekai Senryaku 10 Sub Indo, Baca Manga Joou Heika no Isekai Senryaku 10 Bahasa Indonesia, Baca Komik Joou Heika no Isekai Senryaku 10 Sub Indo, Baca Komik Joou Heika no Isekai Senryaku 10 Bahasa Indonesia, Baca Manga High Quality Joou Heika no Isekai Senryaku 10 Bahasa Indonesia.

Share komik ini = bantu cepat update!

Share WhatsApp
Komik Joou Heika no Isekai Senryaku

Joou Heika no Isekai Senryaku

Dalam kehidupan pertamanya, dia terobsesi dengan "Arachnea," ras seperti laba-laba dalam video game yang dia kagumi. Sebagai faksi yang berpihak pada kejahatan, mereka hanya mencari kemenangan; semakin mereka menaklukkan, semakin mereka tumbuh, menggunakan tubuh musuh mereka sebagai bahan bakar untuk berkembang biak dan memperluas kawanan yang terus tumbuh. Saat terbangun, dia berada dalam tubuh yang lebih muda dari sebelumnya dan mendapati dirinya dikelilingi oleh Arachnea, yang memanggilnya "Yang Mulia." Dia segera menyadari bahwa dia juga terhubung dengan umat manusia, dan Arachnea-nya yang berharga masih menginginkan kemenangan — atas siapa dan untuk tujuan apa, itu tidak jelas, tetapi nafsu mereka untuk menang tidak dapat disangkal. Untuk memenuhi keinginan mereka, dia memimpin Arachnea, menghancurkan semua yang keji di dunia. Dari para fanatik religius yang membunuh orang-orang yang tidak seperti mereka, hingga para budak tidak bermoral yang berurusan dengan kehidupan orang lain, tidak ada yang bebas dari jalan pembantaiannya. Anda bisa memohon, menangis, atau memohon, tetapi dia tidak memiliki belas kasihan — segerombolan Arachnea hidup hanya untuk kemenangan dan untuk melayani Yang Mulia.

Rekomendasi Komik Isekai Lain

Komentar